Selasa, 10 Juli 2012

Disaat semuanya tak sejalan

Saat keyakinan itu menyelimuti diri kita, kita begitu yakin dengan apa pilihan kita. Kita merasa mampu, dan semangat akan meraih keberhasilan itu. Tapi disaat keyikanan itu tak sejalan dengan kenyataan ??  Apa yang akan kamu perbuat ?? Apakah kamu akan memberontak dan menyalahkan ALLAH ?? It’s FALSE… Not … Not… Not… Itu bukan kesalahan ALLAH. ALLAH Maha Adil terhadap semua hambanya, ALLAH selalu memberikan yang terbaik untuk hambanya, dengan caraNYA sendiri, mungkin dengan cara bagaimana kamu harus bangkit dari keterpukan atau kegagalanmu. *You must wake up* Jangan meratapi kegagalanmu. Jadikanlah sebuah kegagalan itu adalah awal keberhasilan yang tertunda. Kamu harus yakin bahwa ALLAH punya rencana indah dibalik semua ini. Yah seperti mantara sihirku *Disaat kamu terjatuh, bangun dan kejarlah yang lain, jangan sampai engkau tertinggal, janganlah engkau menghitung seberapa sering engkau terjatuh karena apapun yang terjadi itu adalah kehendak ALLAH, dan kalian harus yakin bahwa ALLAH punya rencana indah dibalik semua ini. Mantra sihir inilah yang menguatkanku pada hari ini. Untuk tetap mensyukuri segala sesuatu yang dikehendaki ALLAH.          
Hari ini tepatnya tanggal 10 Juli 2012. Aku harus menerima dengan lapang dada kegagalanku. Yang  tak pernah terlintas dalam benakku. Derain air mata pun membasahi pipiku. Yah aku sempat shock dengan hasil tes tertulisku itu.
Yah… Semuanya tak sesuai harapanku. Tak memikirkan orang-orang disekitarku yang melihat diriku banjir air mata karena kegagalanku, yang terpenting aku legah, dengan derain air mata itu bisa membuatku legah dan menerima semua itu. Aku pun memberanikan diriku ke mushollah kampus, dengan mata yang lembab, semua taruna-taruna melihatku dengan sinis dan berkata, kasihan pasti engga lolos. Tak peduli dengan gubrakan mereka, aku bergegas berwuduh dan melaksanakan shalat asar. Dan memanjatkan doa-doa setelah usai melaksanakan shalat dan bertasbi, Ya ALLAH, hari ini hambamu ini gagal, hamba telah berusaha semaksimal mungkin, tapi kelulusan tak berpihak kepadakku  Ya ALLAH, terimakasih Ya ALLAH engkau telah memeberikanku kesempatan untuk mengikuti tes itu, yang akan menjadi bekal untuk aku mengikuti tes taruna tahun depan insya ALLAH, terima kasih Ya ALLAH. Apapun yang engkau kehendaki aku menerimanya dengan lapang dada. Karena hamba tahu bahwa Engkau punya rencana indah dibalik semua ini.
Setlah melaksanakan shalat. Aku pun menunggu omku di tempat pengumuman. Para taruna memeberikanku semangat. Mereka berkata, yang sabar dinda, tahun ini mungkin bukan rezkimu, tetap semangat, tahun depan daftar lagi. Aku membalas dengan senyuman dan berkata, insya ALLAH kanda tahun depan ikut lagi.
Sejujurnya hatiku ingin sekali menjadi taruna. Tapi ALLAH berkehendak lain. Maka aku harus melanjutkan kuliahku di perguruan tinggi yang telah menerimaku melalui jalur JPPB (Jalur Penerimaan Potensi Belajar ). Akan ku geluti dunia IT bersama teman-temanku nanti.
Segala sesuatu yang terjadi dikehidupan kita, sesungguhnya banyak hal yang dapat kita petik hikmahnya. Cobalah kalian ingat-ingat kejadian-kejadian yang menyenangkan maupun menyedihkan. Semuanya datang silih berganti bagaikan roda terkadang diatas dan terkadang dibawah. Itulah roda kehidupan kita. Semuanya punya timbal balik. Dan dari situlah kita semua dapat bercermin pada orang lain. Kita mungkin gagal saat ini, akan tetapi kita punya beribu-ribu kesempatan yang lebih indah. Jika kamu orang lain mampu bangkit dari keterpurukannya, kenapa kamu tidak. Di dunia ini hanya amal ibadah yang membedakan kita anatara umat beragama. Bukan dari kasta dan sejenisnya.
Tetaplah tersenyum menghadapi semua ini. Kegagalan bukan akhir segalanya . tapi kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda. Buatlah gubrakan baru untuk mengisi hari-harimu yang akan membawamu kegerbak kesuksesan.





0 komentar:

Posting Komentar

 
;